BPJS Padang: Tidak Ada Kartu BPJS Palsu

Ilustrasi (Ist)

iVooxid, Padang – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan cabang Padang, Sumatera Barat menyatakan tidak ada peredaran kartu BPJS palsu di daerah itu.

“Tidak ditemukan kartu BPJS palsu, tetapi masyarakat diharapkan tetap waspada terhadap adanya calo yang menjadi perantara dalam pengurusan kartu BPJS Kesehatan,” kata Kepala Unit Sumber Daya Manusia (SDM) dan Umum, BPJS Kesehatan Cabang Padang, Ade Candra di Padang, Senin (1/8/2016).

Menurutnya, kartu BPJS palsu tersebut beredar disebabkan adanya masyarakat yang belum mengerti mengenai kepengurusan kartu BPJS. Kesempatan itu dimanfaatkan oleh sejumlah oknum, sehingga terjadi hal yang tidak diinginkan itu.

“Sosialisasi tentang BPJS Kesehatan mengenai pengurusan kartu BPJS kepada masyarakat telah secara rutin dilakukan baik di tingkat kota maupun kabupaten,” kata dia.

Kemudian, kata dia masyarakat dapat memastikan keaktifan kartu dengan melakukan konfirmasi langsung datang ke kantor BPJS cabang Padang atau melalui aplikasi android sehingga dapat diketahui apakah peserta terdaftar di BPJS secara resmi.

Ia mengimbau kepada masyarakat untuk mengurus sendiri kepesertaan BPJS Kesehatan atau melalui anggota keluarga, agar hal yang tidak diinginkan tersebut tidak terjadi, karena dengan adanya oknum-oknum yang menyalahgunakan hal tersebut dapat merugikan masyarakat itu sendiri.

“Masyarakat yang tidak mengurus sendiri kartu BPJS kesehatan atau melakukan kepengurusan kepesertaan BPJS Kesehatan secara kolektif melalui orang lain yang bukan keluarga maka tidak akan dilayani dalam kepengurusan kartu tersebut,” tambahnya.

Sementara itu Ketua Komisi V DPRD Sumbar, Apris mengatakan terjadinya kasus pemalsuan kartu BPJS kesehatan disebabkan oleh kecenderungan masyarakat untuk mengabil jalan pintas dalam masalah kepengurusan kartu.

Selain itu, katanya menambahkan, ketidaksabaran masyarakat atau ingin urusan cepat dengan biaya murah, sehingga tergiur oleh tawaran orang-orang yang menawarkan jasa, dengan itu ada peluang terjadinya pemalsuan.

“Jika masyarakat taat azas, mengikuti aturan dan datang lansung ke kantor BPJS Kesehatan untuk mengurus kartu, tidak akan ada celah untuk orang-orang yang berniat salah dalam memalsukan kartu BPJS itu, masyarakat diharapkan jangan ingin mudahnya saja sehingga tertipu,” ujar dia.

Ia meminta kepada pihak BPJS agar menyederhanakan proses pembuatan kartu itu, sehingga masyarakat tidak merasa rumit dan sulit, agar tidak ada celah bagi mereka untuk mencari kemudahan, karena urusan itu sendiri sudah mudah.

“Seperti di Padang kalau mengurus kartu BPJS Kesehatan harus ke khatib sulaiman, dengan antrian panjang dan yang dilayanipun dibatasi sehingga itu menyulitkan masyarakat,” kata dia. [ant]

LEAVE A REPLY