September 21, 2019

Winky Wiryawan si “Rocker Balik Kampung”

IVOOX.id, Jakarta - Film "Rocker Balik Kampung" bakal menjadi film layar lebar terbaru bagi Winky Wiryawan di pertengahan tahun ini. Dalam filmnya itu dia berperan sebagai rocker sukses, namun tengah menghadapi kebuntuan. Kebetulan, sang ayah memintanya pulang kampung untuk mengemban tanggung jawab sebagai kepala desa. 

Bagi artis bernama asli Nurayendra Irwindo ini, saat pertama kali membaca naskah film tersebut, motif tokoh utama yang bernama Joe Santani itu, menurutnya, terasa janggal. “Joe sudah jadi rocker sukses di kota dan banyak duit, tapi tiba-tiba harus balik kampung untuk menjadi kepala desa, ngapain?" ujar Winky di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, baru- baru ini.

Menurutnya, profesi kepala desa masih terlalu kecil untuk menggantikan profesi rocker yang sudah mengenyam kesuksesan di kota. “Misalnya kita lihat di kehidupan nyata ya, yang nyambung dikit seperti Pasha Ungu, dia balik lagi ke daerahnya untuk menjadi wali kota. Itu wali kota kan. Nah ini si Joe kepala desa," tambahnya.

Meski begitu, akhirnya Winky bisa juga memahami naskah dari sutradara Uli Rahman tersebut. Poin utama dari film bergenre drama ini bukanlah rocker yang buntu lalu pulang kampung, tapi tradisi kebudayaan Sunda yang berusaha dijaga oleh keluarga Joe di kampung Sinar Asih. Ide tentang kampung fiksi ini pun diambil dari kebudayaan Kasepuhan Sunda.

“Gue juga baru tahu bahwa ternyata Kasepuhan itu nilainya setinggi Keraton di Jawa. Begitu syuting di Sukabumi, gue melihat bahwa begitu besar nilai kebudayaan itu. Gue sebagai orang yang lahir dan besar di Jawa Barat aja nggak tahu. Menarik sekali. Konfliknya dipertajam dengan peristiwa yang pernah terjadi, ada beberapa hal terkait konflik adat," jelas Winky.

Film "Rocker Balik Kampung" diproduksi oleh MHS Films dan diproduseri oleh Nayaka Untara. Film ini dibintangi oleh sejumlah bintang seperti Shanjaya, Maryam Supraba, Bisma Karisma, Iang Darmawan, dan Budi Dalton. Rencananya, film ini dirilis di bioskop mulai 12 Juli 2018. (luthfi ardi)

0 comments

    Leave a Reply