Wali Kota Sukabumi Minta Masyarakat tak Euforia Berlebihan

Jokowi bantah ada surat suara yang sudah dihitung di luar negeri (Hanni Sofia)

IVOOX.id, Jakarta – Warga Kota Sukabumi diimbau tidak bereuforia berlebihan menyikapi hasil hitung cepat Pemilu 2019. Karena ini bisa mengundang gangguan keamanan.

“Tidak perlu bereuforia usai pencoblosan, tunggu hasil penetapan Komisi Pemilhan Umum dan harus menerima seluruh hasil dari pemilu ini,” kata Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi, usai melakukan pemantauan di sejumlah tempat pemungutan suara (TPS) di Sukabumi, Rabu (17/4/2019).

Selain itu, tambahnya, warga tidak perlu ada selebrasi dan alangkah baiknya menunggu hasil perhitungan suara atau bisa melakukan aktivitas lainnya yang lebih bermanfaat.

“Ini bertujuan agar tidak ada gesekan di masyarakat dan kondisi kota tetap kondusif,” katanya.

Ia mengingatkan, baik tim sukses capres, tim sukses caleg maupun calegnya sendiri, semuanya harus tenang karena kita masih menunggu hasil rekapitulasi yang berlangsung di tingkat TPS.

Menurutnya, dari hasil pemantauannya, seluruhnya berjalan lancar dan warga pun beraktivitas secara normal.

Wali kota mengapresiasi antusias masyarakat yang datang ke TPS sejak pagi hari, bahkan sekitar pukul 10.00 WIB beberapa TPS tingkat kehadiran warga untuk menyalurkan hak suaranya mencapai 80 persen.

Ia menegaskan, pesta demokrasi harus dilaksanakan penuh dengan kegembiraan, menang dan kalah adalah hal yang biasa.

“Jangan sampai akibat perbedaan tali silaturahmi terputus apalagi sampai menimbulkan perkelahian,” katanya.