Son, Pemain Asia Paling Produktif di Liga Champions

MANCHESTER, ENGLAND - APRIL 17: Heung-Min Son of Tottenham Hotspur celebrates at the full time whistle after the UEFA Champions League Quarter Final second leg match between Manchester City and Tottenham Hotspur at at Etihad Stadium on April 17, 2019 in Manchester, England. (Photo by Laurence Griffiths/Getty Images)

 

IVOOX.id, Manchester – Son Heung-min mengukir rekor di kancah Liga Champions setelah mencetak dua gol saat Tottenham Hotspur menghadapi Manchester City yang berakhir 3-4 untuk tuan rumah pada leg kedua perempat final Liga Champions di Stadion Etihad, Kamis (18/2) dini hari WIB.

Son mencetak dua gol pada babak pertama ketika Spurs menjalani laga tandang sekaligus mengejar keunggulan lawan serta sempat membawa The Lilywhites unggul. Dua gol itu mengantarkan Son menjadi pemain Asia paling produktif untuk saat ini.

Tambahan dua gol ke gawang City membuat mantan pemain Hamburg SV dan Bayer Leverkusen itu sudah mencetak empat gol dalam ajang Liga Champions musim ini.

Son hanya terpaut satu gol dari Harry Kane yang masih tercatat sebagai top skor Tottenham di Liga Champions musim ini.

Gol pertama Son musim ini dicetak pada leg pertama babak perdelapan final ketika berjumpa Borussia Dortmund, disusul satu gol pada leg pertama saat bertemu City.

Secara keseluruhan kapten timnas Korea Selatan itu telah mencetak 12 gol di putaran final Liga Champions. Dengan jumlah tersebut, Son memecahkan rekor pemain Asia dengan jumlah gol terbanyak di turnamen antarklub Eropa tersebut.

Sebelumnya daftar top skor pemain Asia di Liga Champions dipegang pemain Uzbekistan, Maxim Shatskikh, yang memiliki karier panjang bersama Dynamo Kyiv asal Ukraina.

Son sudah menyarangkan gol di Liga Champions sejak masih membela Leverkusen pada musim 2014/2015. Tercatat Son mengoleksi tiga gol untuk Die Werkself dan sembilan gol untuk Spurs.

Selain menjadi pemain Asia paling produktif di Liga Champions, Son juga tercatat sebagai pemain kedua yang mampu mencetak dua gol pada 10 menit awal di laga tandang Liga Champions.

Sebelumnya hanya Heimo Pfeifenberger yang bisa mencetak dua gol pada sembilan menit awal Liga Champions ketika Red Bull Salzburg bertandang ke AEK Athens pada November 1994. (luthfi ardi)