Solari Akui Pasukan Muda Ajax Sulitkan Madrid

 

IVOOX.id, Amsterdam – Gelandang Real Madrid Marco Asensio mencetak gol penentu pada akhir laga dalam kemenangan 2-1 atas Ajax Amsterdam. Tuan rumah harus mengakui kekalahan setelah gol mereka dianulir oleh Video Assistant Referee (VAR) pada laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions.

Asensio menjaringkan bola pada menit ke-87 meyambut umpan silang Dani Carvajal untuk memberikan keunggulan pada Real menuju leg kedua pada 5 Maret mendatang. Sebelumnya, Karim Benzema membuka keunggulan Real di babak kedua. Hakim Ziyech mencetak gol penyeimbang bagi Ajax yang menciptakan lebih dari cukup peluang untuk menang pada laga itu.

Gol tuan rumah di awal babak pertama dianulir. Bola yang dijaringkan Nicolas Tagliafico dinyatakan tidak sah setelah pengecekan melalui VAR yang pertam kali diganakan pada Liga Champions memutuskan Dusan Tadic berada pada posisi offside.

Kiper Madrid Thibaut Courtois, yang wajahnya memerah karena keputusan VAR setelah kesalahannya menjadi penyebab gol yang akhirnya dianulir, merasa para ofisial pertandingan melakukan itu dengan benar.

“Keputusan yang benar? Saya kira begitu,” ujarnya. “Ketika itu terjadi saya pikir itu bisa menjadi offside. Karena saya melihatnya (Tadic) saya membuat gerakan cepat. Untungnya ada VAR karena tidak ada yang bisa melihatnya,” sambungnya.

Sergio Ramos, yang membuat penampilan ke-600 untuk Real, mendukung intervensi VAR. Kapten Madrid itu memperingatkan Ajax bahwa mereka akan menghadapi tugas yang menakutkan di leg kedua.

“Saya telah berkali-kali mengatakan bahwa saya adalah pendukung VAR, karena itu akan membuat sepakbola lebih adil sedikit demi sedikit,” ujar Ramos.

“Kami tahu bagaimana cara bertahan, membaca permainan, dan menciptakan ruang melawan mereka untuk memanfaatkan kecepatan kami. Kami mencapai hasil yang bagus dan sekarang mereka akan menderita di stadion kami,” sambungnya.

“Sebagai tim, kami melakukan dengan baik, sayang sekali gol kami dianulir. Mungkin hal seperti itu mudah dilakukan untuk mendukung klub besar,” ujar gelandang Ajax Frenkie de Jong. “Tapi kami terus berjalan dengan baik dan mendapatkan peluang setelah itu. Sayang sekali itu tidak membuahkan hasil yang lebih baik,” sambungnya.

Ajax belum pernah mengalahkan Madrid dalam 24 tahun dan berpikir mereka akan mengakhiri catatan buruk itu ketika Tagliafico memanfaatkan kesalahan Courtois. Tetapi wasit Damir Skomina menilai Tadic berada di posisi offside.

VAR digunakan pada Liga Champions untuk pertama kalinya dalam tahap knock-out tahun ini. Selebaran dibagikan kepada media sebelum kick-off, salah satu poin menjelaskan bagaimana tinjauan seharusnya dilakukan untuk kesalahan yang jelas namun luput dari pengamatan wasit.

“Kami tidak bisa melihat tayangan ulang,” ujar pelatih Madrid Santiago Solari. “Kami harus yakin dengan apa yang dikatakan wasit,” sambungnya.

Meski menang, Solari mengakui tim asuhannya kesulitan. “Kami harus bekerja keras, berjuang untuk menciptakan peluang. Terkadang kami harus bertahan dari tekanan. Hal-hal ini juga merupakan bagian dari permainan,” jelasnya.

Gareth Bale kembali ke starting line-up Madrid tetapi tidak ada tempat untuk Marcelo, yang absen untuk kali pertama dalam pertandingan Liga Champions dalam empat tahun terakhir.

Usai gol tuan rumah yang dianulir, Benzema membuka keunggulan Madrid tepat saat laga berlangsung satu jam. Ziyech menyamakan kedudukan pada menit ke-75.

Hasil imbang mungkin telah menenangkan penggemar tuan rumah. Tapi tiga menit jelang laga usai umpan silang Dani Carvajal berhasil diteruskan Asensio untuk memastikan kemenangan Madrid. (luthfi ardi)