Sekitar 81% Pemudik Antarpulau Sudah Kembali ke Jawa

Kapal roro 18 berlabuh di Pelabuhan Penyeberangan Merak, Banten, Rabu (14/11/2018). (ANTARA FOTO/WELI AYU REJEKI)

IVOOX.id, Jakarta – Sebanyak 732.049 orang atau sudah 81 persen pemudik telah meninggalkan Sumatera, diikuti 68.016 unit roda dua (82 persen) dan 89.629 unit (81 persen) kendaraan roda empat ke atas/lebih pada H+5 Lebaran Tahun 2019.

“Saat ini, trafik penumpang dan kendaraan di Pelabuhan Bakauheni yang akan menyeberang ke Merak sudah kembali normal dan lancar. Arus balik diperkirakan akan mengalir dan terdistribusi hingga akhir pekan ini,” tutur Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Ira Puspadewi dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (12/6).

Jika melihat data, puncak arus balik dari Bakauheni menuju Merak terjadi pada Minggu (9/6) atau H+3 di mana penumpang pejalan kaki mencapai 25.968 orang, roda dua mencapai 21.231 unit dan khusus mobil pribadi mencapai 19.077 unit.

“Tren puncak arus balik di Bakauheni tahun ini cukup tinggi. Bahkan mengalahkan jumlah trafik penumpang dan kendaraan saat puncak arus mudik dari Merak pekan lalu dimana trafik penumpang pejalan kaki di Merak sebanyak 20.344 orang, diikuti roda dua 14.973 unit dan mobil pribadi sebanyak 17.679 unit,” kata Ira, dikutip Antara.

Kendati trafik penumpang dan kendaraan sudah kembali normal, ASDP tetap akan mengoperasikan kapal-kapal berukuran besar, yakni di atas 5.000 GT selama arus balik Lebaran berlangsung, dan melakukan percepatan waktu bongkar muat maksimal 45 menit, sehingga pelayanan terhadap pengguna jasa dapat lebih cepat, aman, dan nyaman.

Untuk layanan kapal eksekutif, pengguna jasa dapat menikmati layanan KMP Portlink, KMP Sebuku, KMP Batumandi dan KMP Portlink III, yang selama arus balik Lebaran ini beroperasi selama 24 jam.

ASDP juga menyiapkan fasilitas loket yang terdiri dari 17 loket penumpang (reguler 12 loket, eksekutif lima loket), 15 loket roda dua (reguler 14 loket, eksekutif satu loket), dan 19 loket roda empat/lebih (reguler 13 loket, eksekutif enam loket).

Selain itu juga disediakan fasilitas pendukung keselamatan dan keamanan yakni enam unit ambulance, satu unit mobil derek, satu unit Damkar, satu unit tug boat, satu unit rubber boat, dan lima unit shuttle bus.

“Kepada seluruh pengguna jasa agar dapat menggunakan fasilitas pelayanan selama berada di Pelabuhan Bakauheni yang telah ditingkatkan mulai dari toilet yang selama Lebaran disediakan sebanyak 80 titik (eksisting 69 unit, portable 11 unit), empat unit mushola dan satu unit masjid,” ujarnya, dikutip Antara.