Sane Bertekad Buktikan Diri di Timnas Jerman

 

IVOOX.id, Berlin – Pemain sayap Manchester City, Leroy Sane, bertekad menempatkan kekecewaannya setelah gagal tampil di Piala Dunia 2018 sebagai motivasi. Sane ingin merebut kesempatan untuk tampil mengesankan kepada pelatih Jerman, Joachim Loew dalam laga Liga Bangsa-Bangsa UEFA (Nation League) melawan Belanda dan Prancis.

Setelah terpilih sebagai Pemain Muda Terbaik Liga Inggris musim lalu, pemain berusia 22 tahun itu, secara mengejutkan tak dipanggil ke skuad Jerman yang kemudian tersingkir di babak grup Piala Dunia.

Setelah bermain hanya tujuh menit dari bangku cadangan dalam hasil imbang tanpa gol di UNL melawan Prancis di Munich bulan lalu, Sane, tak diturunkan dalam kemenangan 2-1 atas Peru karena dia tengah menantikan kelahiran putrinya.

Kini, dengan pemain sayap kiri pilihan pertama Jerman, Marco Reus, mengalami cedera lutut, Sane bisa memiliki kesempatan untuk membuktikan dirinya pada laga melawan Belanda di Amsterdam pada hari Sabtu, kemudian Prancis di Paris Selasa depan.

“Saya telah banyak memikirkan tentang musim panas lalu (Piala Dunia) dan mencoba untuk meningkatkan permainan saya sehingga pada waktu berikutnya ‘Jogi’ (Loew) tidak akan meninggalkan saya,” ujar Sane dalam konferensi pers di Berlin pada hari Rabu (10/10) waktu setempat.

“Tentu saja, saya kecewa tidak berada di Piala Dunia, tapi itu hanya membuat saya lebih termotivasi. Saya ingin meningkat diri setiap hari. Saya sedang berusaha menjadi lebih baik untuk tim,” sambungnya.

Sane, yang membuat debut internasionalnya pada tahun 2015, telah bermain di skuad Jerman pada 13 pertandingan, menjadi starter dala enam pertandingan dan datang dari bangku cadangan tujuh kali.

Loew menyiratkan kurangnya peran Sane saat bertahan dalam penampilan pra-Piala Dunia untuk Jerman adalah alasan yang membuatnya melewatkan kesempatan untuk bermain di Russia 2018. Hal yang sama juga diungkap asisten pelatih Marcus Sorg.

“Leroy selalu berkomitmen, dengan satu atau lain cara, mungkin tidak selalu seperti yang kami inginkan, tetapi kita harus ingat bahwa dia adalah pemain muda, dia telah berhasil dengan baik dan dia berada ditempat yang diperlukan,” ujar Sorg.

Sane mengatakan kelahiran putrinya telah mendewasakannya. “Sekarang saya juga harus memiliki tanggung jawab lain di luar lapangan. Saya selalu senang melihatnya ketika saya pulang,” ucap Sane.

Skuad asuhan Loew mengadakan sesi pelatihan terbuka di Berlin pada hari Selasa, memberi siswa sekolah kesempatan untuk menyaksikan para pemain. “Ini bukan lagi tentang harapan untuk memenangkan pertandingan 5-0 atau 6-0. Kami harus kembali ke kekuatan lama dan itu adalah bagian dari sebuah proses,” ujar Song. (luthfi ardi)