April 25, 2024

Update Terbaru virus covid-19
Indonesia

Memuat...

Dunia

Memuat...

Puluhan Ribu Warga Boyolali Turun ke Jalan Protes Ucapan Prabowo

IVOOX.id, Boyolali - Puluhan ribu orang warga tergabung dalam Forum Boyolali Bermartabat melakukan aksi turun ke jalan-jalan, Minggu (4/11), memprotes keras dengan berorasi "Save Tampang Boyolali", terkait pidato Calon Presiden Nomor Urut 2 Prabowo Subianto.

Puluhan ribu warga itu melakukan aksi protes dilakukan pada beberapa titik dan juga membawa beberapa poster yang intinya memprotes pidato Prabowo Subianto yang dinilai melecehkan warga Boyolali, di Bundaran Simpang Lima Patung Kuda Boyolali, Tugu Susu Murni, dan Gedung Mahesa Dome Boyolali.

Bahkan, sejumlah warga selain mengendarai sepeda motor keliling kota, juga dengan membawa bendera merah putih dengan ukuran raksasa yakni sekitar 50x20 meter di bawah sambil berorasi "Save Tampang Boyolali".

Menurut Bupati Boyolali Seno Samodro dapat dilihat sendiri puluhan ribu warga Boyolali menggelar kegiatan Forum Boyolali Bermartabat.

Mereka banyak menyampaikan aspirasi yang merasa kecewa dan memprotes keras terkait pernyataan Prabowo Subianto soal tampang masyarakat Boyolali yang tidak pantas masuk hotel mewah. "Kami mendengar banyak aspirasi masyarakat yang menanggapi sebagai reaksi pidato Prabowo Subianto yang dinilai telah mengejek warga Boyolali. Warga sangat kecewa dengan pernyataan calon Presiden Nonor urut 2 itu," kata Bupati.

Kendari demikian, Bupati mengingatkan warganya mempersilakan melakukan akspresinya dan orasi bagaimana bentuknya, tetapi jangan sampai menggunakan kesempatan ini, dengan cara anarkis.

Pihaknya juga mengingatkan warga jangan menjelek-jelekkan orang lain, karena warga telah bernjanji bermartabat.

Menurut Ketua DPRD Boyolali S Paryanto kegiatan warga Boyolali melakukan aksi protes atas pidato Prabowo Subianto yang secara tidak langsung dinilai melecehkan masyarakat Boyolali murni secara spontan.

Kegiatan tersebut, kata Paryanto, murni dari gerakan masyarakat, sehingga pihaknya hanya ikut mendorong untuk bersama-sama dan tidak ada muatan apa pun dari seluruh elemen masyarakat yang tersebar pada 19 kecamatan di Boyolali.

"Prabowo harus meminta maaf kepada warga Boyolali, karena masyarakat banyak yang berhasil di Jakarta dan luar negeri. Hal ini murni dari masyarakat dan kami ikut solidaritas masyarakat," katanya.

Menurut salah satu tokoh masyarakat Boyolali Seno Kusumoharjo, Boyolali merupakan kota yang tenang, aman, bersahaja, dan menyimpan prestasi perkembangan yang luar biasa dalam waktu 10 tahun terakhir.

0 comments

    Leave a Reply