PT Bakrieland Development Tbk Targetkan Pendapatan Rp64 Miliar

Aburizal Bakrie (Foto: Istimewa)

IVOOX.id, Jakarta – Bakrie Pangripta Loka unit usaha PT Bakrieland Development Tbk memberikan target pendapatan Rp64 miliar  dari proyek Sentra Timur Commercial Park (STCP) 8 yang masih dalam satu kawasan Sentra Timur Superblok Cakung Jakarta Timur.

“Area komersial dan bisnis STCP 8 dibangun di atas lahan seluas 5.000 meter persegi lebih, merupakan kelanjutan  STCP 7 yang sudah ludes terjual dan diisi oleh berbagai tenant mulai dari kantor BPJS Ketenagakerjaan hingga  coffee shop,” kata Direktur PT Bakrie Pangripta Loka (BPL), Andre R Makalam di Jakarta, Minggu (22/7/2018)

Menurut Andre respon pasar terhadap produk properti komersial masih sangat baik termasuk rumah toko di kawasan Cakung, terlihat dari keberhasilan menjual habis unit di Sentra Timur Commercial Park 1,2, dan 7 dalam waktu singkat.

Ruko di Sentra Timur Commercial Park 8 dipasarkan mulai harga Rp2,8 miliar hingga Rp5 miliar, terdiri dari tiga lantai dengan luas berkisar antara 140 meter persegi hingga 292 meter persegi. Unitnya terbatas, hanya ada 16 saja,” ujar Andre.

Lokasi STCP 8, ujar Andre juga strategis, memiliki akses langsung dengan pintu tol Tol Sentra Timur Pulogebang dan Tol JORR, serta bersebelahan dengan Kantor Walikota Jakarta Timur.

“Menariknya lagi, karena letak area komersial dan bisnis ini juga berhadapan dengan Terminal Modern Sentra Timur, yang merupakan terminal terbesar se-Asia Tenggara,” ujar Andre.

Tidak hanya itu, letaknya juga cukup dekat dengan Kawasan Industri Pulogadung (KIP)serta Kawasan Berikat Nusantara (KBN). Di sekitar lokasi sudah terdapat fasilitas transportasi massal seperti Bus TransJakarta Koridor XI, Stasiun KRL Cakung, serta Light Rapid Transit (LRT).

“Posisi yang strategis ini membuat kami sangat optimistis, Sentra Timur Commercial Park 8 akan menjadi ruang investasi yang bagus dan menguntungkan bagi konsumen. Meski di semester satu tahun ini penjualan belum terlalu signifikan, namun di semester dua kami lebih percaya diri terutama jika berkaca pada peluang kawasan yang makin berkembang,” ujarnya.

Berdasarkan catatan, pada satu semester kemarin BPL mampu membukukan 1 unit ruko per bulan. Sementara pergerakan positif baru terlihat di awal Juli, di mana dua unit ruko sukses terjual. Targetnya, dalam sebulan akan ada tiga ruko yang terjual.

“Untuk itu kami selalu melakukan perbaikan di bidang pepasaran, tim penjual, dan promosi penjualan yang bisa menjadi pendorong. Dengan promosi  gratis biaya akad dan tanpa uang muka (DP) sukses menarik minat konsumen,” ujarnya.