Penurunan Tujuh Bulan Beruntun, Cadev Akhir September Tersisa USD114,8 Miliar

IVOOX.id, Jakarta – Bank Indonesia mencatat jumlah cadangan devisa menurun 3,1 miliar dolar AS menjadi 114,8 miliar dolar AS pada akhir September 2018, karena digunakan untuk stabilisasi nilai tukar rupiah dan pembayaran utang luar negeri pemerintah.

Berdasar data Bank Indonesia, penurunan ini merupakan penurunan untuk bulan ketujuh beruntun. Terakhir cadangan devisa mencatat kenaikan pada akhir Januari dengan jumlah USD131,98 miliar.

Meskipun terus menurun, dalam pernyataan resminya di Jakarta, Jumat, BI menyebutkan jumlah cadangan devisa tersebut masih mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan.

“Posisi cadangan devisa tersebut setara dengan pembiayaan 6,5 bulan impor atau 6,3 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar tiga bulan impor,” ujar Direktur Departemen Komunikasi BI Junanto Herdiawan.

Bank Sentral memandang jumlah cadangan devisa masih tetap memadai karena stabilitas dan prospek perekonomian domestik yang baik, serta kinerja ekspor yang tetap positif.