May 18, 2024

Update Terbaru virus covid-19
Indonesia

Memuat...

Dunia

Memuat...

Pasokan Libya Segera Normal, Harga Minyak Mentah Merosot

IVOOX.id, New York - Tren kenaikan harga minyak terhenti pada akhir perdagangan Rabu atau Kamis (12/7) dinihari WIB, karena perusahaan minyak National Oil Corp (NOC) Libya mencabut force majeure pada empat pelabuhan minyak Libya.

NOC mengatakan produksi dan ekspor dari terminal-terminal itu akan "kembali ke tingkat normal dalam beberapa jam ke depan". Produksi minyak Libya turun menjadi 527.000 barel per hari (bpd) dari tertinggi 1,28 juta barel per hari pada Februari setelah penutupan pelabuhan.

Di lain pihak, cadangan minyak mentah AS turun 12,6 juta barel pekan lalu menjadi 405,2 juta barel, menandai penurunan mingguan terbesar dalam pasokan minyak mentah domestik dalam hampir dua tahun, kata Badan Informasi Energi (EIA) dalam laporan mingguannya pada Rabu waktu setempat.

Meski kabar penurunan cadangan itu, harga minyak mentah patokan AS, West Texas Intermediate (WTI), untuk pengiriman Agustus merosot 3,73 dolar AS menjadi 70,38 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange.

Sementara itu, patokan global, minyak mentah Brent, untuk pengiriman September, jatuh 5,46 dolar menjadi 73,40 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange. Minyak mentah Brent mencatat penurunan satu hari terbesar dalam dua tahun terakhir.

Pasar minyak juga tertekan, karena meningkatnya ketegangan perdagangan Amerika Serikat dan China mengancam akan merugikan permintaan minyak.

Harga minyak mentah juga turun karena dolar AS naik didukung laporan inflasi AS yang secara mengejutkan kuat, meningkatkan prospek Federal Reserve akan menaikkan suku bunga dua kali lebih banyak tahun ini. Dolar yang lebih kuat dapat melemahkan komoditas berdenominasi dolar AS, seperti minyak mentah.

0 comments

    Leave a Reply