October 23, 2019

Pasar Obligasi Dalam Bimbang, Investor Disarankan "Wait and See"

IVOOX.id, Jakarta - Analis Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus, menyarankan agar pelaku pasar obligasi wait and see dengan potensi beli terbatas pada perdagangan hari ini, Jumat (12/7).

Ia memaparkan, pada perdagangan hari ini pasar cenderung tak pasti karena pelaku pasar masih mencermati peluang penurunan suku bunga oleh The Fed. Kendati pasar obligasi merespons positif pernyataan Gubernur Bank Sentra AS, Jerome Powell tentang prospek ekonomi AS, penurunan suku bunga masih dinanti.

Hal itu berdampak pada naiknya harga obligasi jangka pendek secara signifikan. Sementara itu, hal yang sama tak terjadi pada harga obligasi jangka panjang. Menurutnya, pernyataan Gubernur Bank Sentral AS Jerome Powell dalam FOMC Meeting menjadi sentimen sesaat karena penurunan suku bunga belum dilakukan.

“Kami merekomendasikan wait and see dengan potensi beli dengan volume terbatas,” ujarnya dalam riset harian, Jumat (12/7).

Lebih lanjut, langkah yang kurang lebih sama pun terlihat pada kebijakan moneter di Eropa menyusul masuknya laporan ekonomi yang menunjukkan keadaan memburuk sehingga penurunan suku bunga pun menjadi salah satu opsi penyelamatan. Di samping itu, masalah perang dagang China-AS belum usai.

AS mengeluhkan langkah China yang belum meningkatkan pembelian produk pertaniannya pascapertemuan G20. Terlebih, AS turut campur dalam masalah yang terjadi antara China-Hong Kong. Kedua hal itu lantas menekan hubungan China-AS. Oleh karena itu, dia menyarankan agar pelaku pasar tetap waspada terhadap faktor-faktor yang memengaruhi perubahan di pasar obligasi pada perdagangan hari ini.

Maximilianus pun merekomendasikan beberapa seri obligasi benchmark, seperti seri FR077 dan FR079 untuk dicermati pada perdagangan hari ini.

0 comments

    Leave a Reply