Nah Lo…Pyongyang Pikir Ulang Pertemuan Dengan Trump

IVOOX.id, Pyongyang – Korea Utara membatalkan pertemuan dengan Korea Selatan hari ini, Rabu (16/5), sekaligus mempertimbangkan kembali rencana pertemuan tingkat tinggi dengan AS di Singapura pada 12 Juni mendatang antara Pemimpin Korut Kim Jong-un dan Presiden AS Donald Trump.

Keputusan Pyongyang tersebut disampaikan Wakil I Menlu Korut, Kim Kye Gwan, seperti diberitakan kantor berita resmi Korut, KCNA.

Penyebabnya, Pyongyang kecewa militer AS dan Korsel masih melakukan latihan militer udara yang kali ini bersandi “Max Thunder”, dengan melibatkan bomber B-52. Latihan ini, oleh Pyongyang dinyatakan sebagai provokasi, sehingga meragukan niat tulus AS dan Korsel untuk membawa Semenanjung Korea dalam kedamaian. “Kami punya batas niat baik,” ujar Kye Gwan.

Dalam dua bulan terakhir, Kim Jong-un mengubah 180 derajat sikapnya terhadap Korsel dan AS, bahkan akhir April lalu ia menjadi pemimpin Korut pertama yang datang ke perbatasan dengan Korsel dan bertemu dengan Presiden Korsel Moon Jae-in.

Pihak militer Seoul sebelumnya mengakui bahwa latihan tempur udara “Max Thunder” bertujuan meningkatkan kapabilitas pilot, bukan untuk menyerang pihak ketiga. Namun, Pyongyang menganggap hal ini sebagai provokasi.

Jika KTT di Singapura gagal, ini pukulan telak terbaru bagi diplomasi Trump yang bergaya “serang dulu, akibat belakangan”.