Melihat Detail, Kunci Sukses Versi Rini Soemarno

Menteri BUMN Rini Soemarno (kedua dari kanan) didampingi Direktur Utama Mandiri Kartika Wirjoatmodjo (kedua dari kiri) Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan ,Jasa Survei dan konsultan Kementerian BUMN Gatot Trihargo (kiri) dan Wakil Direktur Utama Bank Mandiri Sulaiman A.Arianto berfoto bersama sebelum melepas Start Mandiri Yogya Marathon 2018 di kawasan candi Prambanan Jawa tengah kemarin. FOTO: AMA/RM

IVOOX.id, Cirebon – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno memberikan tiga tips untuk menjadi orang sukses dalam semua bidang kepada para santri Pondok Pesantren Buntet Cirebon, Jawa Barat.

“Jujur disiplin dan berintegritas tinggi serta benar-benar kerja keras. Tapi yang utama itu semua akan sukses kalau kita betul-betul melihat sampai detail,” kata Rini di Cirebon, Kamis (7/3), saat menyampaikan pidatonya kepada seribuan santri Ponpes Buntet.

Menurut Rini sukses itu harus benar-benar memperhatikan hal-hal yang kecil, karena ketika itu bisa dilalui, maka untuk yang besar akan semakin mudah.

Namun ketika hal yang kecil tersebut tidak diperhatikan dikhawatirkan malah akan menjadi masalah kelak dikemudian hari.

“Kita harus mau bekerja sampai sekecil-kecilnya kita prihatikan. Kalau kita ngga melihat detail, kita selalu harus ingat bahwa batu besar kita pasti lihat dan bisa mengelak, tapi kalau kecil, batu krikil kita ngga liat kita injek kita bisa keseleo,” tambahnya, dikutip Antara.

Dia juga menyampaikan orang sukses tidak memandang pekerjaan yang dikerjakannya, semua harus mau dikerjakan asalkan itu halal dan tidak dilarang.

“Jangan mengatakan pekerjaan itu terlalu rendah untuk kita lakukan itu yang paling utama,” lanjutnya.

Untuk tips kedua kata Rini, para santri harus berdoa dan bersyukur kepada sang pencipta, karena tanpa campur tangan pencipta, maka itu tidak mungkin terjadi.

“Yang kedua adalah bahwa se pintar-pintarnya kita, sepandai-pandai nya kita semua itu tergantung Allah maka harus berdoa dan bersyukur,” katanya.

Sementara untuk tips ketiga untuk menjadi seorang pemimpin yang sukses, harus bisa menyeimbangkan antara otak dan hati. Karena hati harus selalu ada.

“Hati harus selalu ada, karena dengan hati kita betul-betul bisa menyadari apa yang bisa kita lakukan sesama kita, itu tipsnya yang saya rasakan selama ini,” ujarnya, dikutip Antara.