Mabes Polri Akui Kopassus Sudah Dilibatkan Atasi Teroris

Pasukan Kopassus TNI AD mengikuti geladi upacara Peringatan HUT ke-70 TNI di Dermaga Indah Kiat, Merak, Cilegon, Banten, Sabtu (3/10). Peringatan HUT ke-70 TNI yang akan dihadiri Presiden Joko Widodo pada 5 Oktober 2015 mendatang akan diadakan simulasi pertempuran darat, laut, dan udara yang diikuti ribuan prjaurit TNI. ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma/foc/15.

IVOOX.id, Jakarta – Mabes Polri mengkonfirmasi keterlibatan Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI guna menindak jaringan teroris yang telah menebar sejumlah aksi teror di Indonesia.

“Kopassus sudah ikut masuk,” kata Kepala Divisi Humas Mabes Polri Inspektur Jenderal Polisi Setyo Wasisto di Jakarta Rabu (16/5), diberitakan Antara.

Setyo menegaskan Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian telah menyampaikan keterlibatan Kopassus menindak jaringan teroris.

“Brimob Polri telah bekerja sama dengan Kopassus untuk pengamanan saat penggerebekan jaringan teroris di tempat kejadian perkara,” tandas Setyo.

Sebelumnya, Kepala Kantor Staf Kepresidenan Moeldoko menyatakan bahwa Presiden Joko Widodo sudah mengizinkan pembentukan Komando Operasi Khusus Gabungan (Koopssusgab) untuk memberantas teroris.

Koopssusgab merupakan tim anti-teror gabungan tiga matra TNI. Pasukan ini berasal dari Sat-81 Gultor Komando Pasukan Khusus milik TNI Angkatan Darat, Detasemen Jalamangkara TNI Angkatan Laut dan Satbravo 90 Komando Pasukan Khas dari TNI Angkatan Udara.

“Tidak perlu menunggu revisi UU Anti-terorisme, pasukan itu sudah disiapkan, tidak perlu payung hukum,” tambah Moeldoko.