KM Ramos Tak Penuhi Standar Keselamatan Hingga Lepas Kendali

Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi (Foto: Istimewa)

IVOOX.id, Jakarta – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan KM Ramos Risma Marisi yang kecelakaan di perairan Danau Toba, Sumatera Utara, melakukan sejumlah hal yang tidak dipenuhi sesuai standar keselamatan sehingga lepas kendali.

“Sangat disayangkan masih saja ada pihak yang mengabaikan aspek keselamatan pelayaran dengan tidak mengindahkan syarat keselamatan,” kata Menhub Budi Karya kepada pers di Pos Pemantau Arus Mudik-Balik Kementerian Perhubungan, Jakarta, Sabtu (23/6/2018)

Kapal Motor Ramos Risma Marisi, Jumat, sekira pukul 19.30 WIB mengalami kecelakaan di perairan Danau Toba, usai mengantar penumpang dari Pulau Sibandang, Kecamatan Muara, Kabupaten Tapanuli Utara ke Pelabuhan Nainggolan, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara.

Dalam peristiwa itu, kapal ditumpangi oleh lima anak buah kapal (ABK). Empat orang dinyatakan selamat dan satu orang hilang yang sampai kini belum ditemukan.

Menhub mengatakan, dirinya sudah minta kepada Basarnas untuk mencari keberadaan satu orang ABK yang belum diketahui keberadaannya dan KNKT untuk menyelidiki lebih rinci penyebab kecelakaan itu terjadi.

Dari penyelidikan sementara, Budi Karya mengatakan alat-alat keselamatan kapal diketahui tidak berfungsi dengan baik sehingga memudahkan kecelakaan terjadi.

Sebelumnya Kepala Pos SAR Parapat, Torang mengatakan musibah tersebut terjadi, karena kapal kayu tersebut tidak memiliki lampu, dan akhirnya menabrak bambu yang ada di tengah Danau Toba.