Jokowi Ajak Ulama Pandai Pandai Pilih Pemimpin

IVOOX.id, Jakarta - Para ulama diharapkan bisa mendidik masyarakat untuk pandai-pandai memilih pemimpin pada tahun politik yang makin memanas.

IVOOX.id, Jakarta – Para ulama diharapkan bisa mendidik masyarakat untuk pandai-pandai memilih pemimpin pada tahun politik yang makin memanas.

“Pada tahun ini kita memasuki tahun politik, tahun depan adalah tahun politik, kita harus mengajak masyarakat masuk tahun politik pandai memilih pemimpin,” kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam acara Halalbihalal dan Silaturahmi Nasional Ulama Muda Indonesia yang tergabung dalam Solidaritas Ulama Muda Jokowi (Samawi) di Sentul International Convention Centre (SICC), Bogor, Selasa (10/7).

Dalam forum yang dihadiri 15.000 ulama muda dari berbagai provinsi itu, Presiden berpesan agar ulama memberikan informasi yang benar kepada masyarakat, tetangga, teman, saudara, teman sedaerah, dan siapapun sesuai fakta dan bukti yang ada.

Presiden ingin agar ulama tidak terjebak untuk ikut serta mengabarkan berita bohong, hoaks, terutama di media sosial. “Ini harus kita jaga. Dalam pilih pemimpin, sampaikan kepada teman dilihat rekam jejak seperti apa? ‘Track record’-nya? Prestasinya apa? Kinerjanya apa? Jangan sampai mudah masyarakat dihasut, jangan diberi kabar tidak betul, fakta tidak betul,” katanya.

Menurut Jokowi, memang masyarakat di Tanah Air diberi kebebasan berekspresi dan berpendapat. Akan tetapi, tetap saja ada batasan, tata krama, sopan santun, dan etikanya. “Jangan sampai diberi kebebasan gampang mudah mencela, gampang cemooh orang lain, itu bukan nilai islami yang diajarkan Rasulullah,” katanya.

Oleh karena itu, Presiden mengajak seluruh masyarakat, khususnya ulama, untuk berpikir penuh kecintaan, ke arah positif, dengan prasangka baik. “Inilah yang akan menjadikan bangsa ini besar, kuat,” katanya.