Jamu Juventus, Ajax Terinspirasi Kemenangan Atas Madrid

 

IVOOX.id, Amsterdam – Menjamu raksasa Italia, Juventus di babak perempat final Liga Champions, tuan rumah Ajax Amsterdam bertekad meraih kemenangan. Pada laga yang akan dihelat di Amsterdam ArenA, Kamis (11/4) WIB, Ajax berharap terinspirasi oleh kemenangan menakjubkan atas Real Madrid di babak 16 besar lalu.

Dengan bermaterikan generasi emas baru, Ajax tentu sangat percaya diri meladeni Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan.

Terlebih sudah sangat lama Ajax tidak bersinar di ajang Liga Champions. Semasa diasuh Louis van Gaal Ajax mencapai masa keemasan dengan berhasil mengangkat trofi pada tahun 1995. Sukses melaju ke perempat final ini merupakan yang pertama sejak tahun 2003.

Dengan tim yang diperkuat oleh produk dari akademi pemain muda mereka yang terkenal Ajax tidak bisa dipandang sebelah mata oleh Juventus. Gelandang Frenkie de Jong, berusia 21 dan menuju Barcelona pada akhir musim. Pemain bertahan berusia 19 tahun Matthijs de Ligt adalah bintang muda paling cerdas di tim saat menang 4-1 di Santiago Bernabeu.

Namun, pemain yang paling menentukan bagi Ajax di Liga Champions musim ini adalah seorang veteran. Dusan Tadic, berusia 30 tahun, adalah anggota tertua dari susunan pemain pelatih Erik ten Hag di Madrid. Penyerang asal Serbia itu mencetak salah satu gol mereka di Spanyol, dan sekarang memiliki sembilan gol di Liga Champions yang dimulai dengan kemenangan pada babak kualifikasi kedua atas Sturm Graz.

Terlepas dari golnya, penampilan Tadic di Madrid paling diingat adalah pada babak pertama ketika dia lolos dari kawalan Casemiro dan mencetak gol sensasional.

“Seiring berjalannya waktu kami akan menyadari apa yang kami lakukan, tetapi sekarang kami hanya ingin menikmati permainan sepakbola kami dan hal-hal ini akan datang. Ini benar-benar istimewa,” ujar Tadic setelah pertandingan itu.

Ajax bertekad merebut kembali gelar liga Belanda, yang terakhir dimenangkan pada tahun 2014. Tim asuhan Ten Hag sejajar dengan PSV Eindhoven di puncak klasemen dengan lima pertandingan tersisa. Baru-baru ini Ajax mengalahkan rival mereka 3-1 di Amsterdam.

Tadic telah mencetak 20 gol liga, dan telah menambah sembilan assist – angka-angka itu menjadikannya pemain paling menentukan di Belanda sejak Luis Suarez bersama Ajax pada musim 2009-2010.

Di sisi lain, kembalinya Cristiano Ronaldo bisa menjadi vital bagi upaya Juventus mengakhiri paceklik gelar Liga Champions yang telah berlangsung 23 tahun. Ronaldo masih diragukan bisa bermain pada leg pertama.

Ronaldo belum bermain untuk pemimpin klasemen Serie A yang hanya butuh satu poin lagi untuk Scudetto kedelapan. Dia absen sejak mencetak hattrick sensasional yang membuat Juve bangkit dari ketinggalan 0-2 pada leg pertama untuk menyingkirkan Atletico Madrid bulan lalu.

Dia diistirahatkan dalam kekalahan 0-2 dari Genoa pada laga Serie A dan kemudian mengalami cedera paha saat bertugas membela Portugal dua pekan lalu. Tapi pelatih Massimiliano Allegri tetap yakin pemain berusia 34 tahun itu akan siap untuk pertandingan di Amsterdam tengah pekan ini. “Dia (Ronaldo) selalu merasa siap. Kami yakin memiliki dia di Ajax pada hari Rabu,” ujar Allegri. (luthfi ardi)