Jamu Hotspur, City Tak Ingin Tergelincir

IVOOX.id, Manchester – Persaingan perebutan gelar juara Liga Inggris 2018/2019 bakal kembali ditentukan di pekan ini. Hal itu seiring pertemuan Manchester City dengan Tottenham Hotspur, Sabtu (20/4) petang ini.

Kini Liverpool memuncaki puncak klasemen sementara Liga Inggris dengan perolehan 85 poin. Adapun City menguntit ketat di peringkat kedua dengan selisih dua poin.

Namun, City sebenarnya sedikit lebih diuntungkan karena masih menyisakan lima pertandingan lagi. Sementara skuat arahan Juergen Klopp tercatat sudah melakoni 34 laga atau menyisakan empat pertandingan lagi. Itu berarti City punya kesempatan lebih besar untuk mendulang poin sebesar-besarnya, maksimal 15 poin jika menyapu bersih laga dengan kemenangan.

Jika skenario ini yang terjadi, tim besutan Pep Guardiola bakal menjuarai Liga Inggris karena perolehan maksimal Liverpool hanya 12 poin pada laga-laga ke depan.

Meski demikian, jalan The Citizens tak akan mudah untuk meraih angka maksimal. Pasalnya, City berpotensi terjegal di dua laga terdekat lantaran menghadapi rintangan lebih berat melawan tim-tim besar Liga Inggris.

Petag ini,  skuat Pep Guardiola akan menjamu Tottenham Hotspur di Stadion Etihad. City tentu punya sedikit beban psikis pada pertemuan nanti karena Hotspur lah yang menyingkirkan mereka di perempat final Liga Champions.

City gagal ke semifinal meski menang 4-3 atas Tottenham pada leg kedua perempat final Liga Champions 2018/2019, Kamis (18/4) dini hari WIB lalu. Meski agregat gol 4-4, tim arahan Mauricio Pochettino unggul jumlah gol tandang setelah pada leg pertama menang 1-0 di Stadion Tottenham.

City tentu patut waspada pada pertemuan kali ini di Liga Inggris dengan kegagalan mereka di Liga Champions. Lawan berikutnya tak kalah merepotkan. The Citizens harus menghadapi rival sekota, Manchester United, setelah menghadapi Tottenham.

Setan Merah tentu tak akan membiarkan tiga poin secara cuma-cuma kepada tetangga sekotanya itu karena mereka juga membutuhkan poin tersebut untuk berebut ke zona Liga Champions atau empat besar bersaing dengan Arsenal dan Chelsea.

Apalagi, MU berusaha kembali ke jalur kemenangan setelah penampilan labil mereka di Liga Inggris dalam lima laga beruntun. Pada laga pekan lalu, skuat arahan Ole Gunnar Solskjaer menang 2-1 atas West Ham United setelah pada pertandingan sebelumnya kalah dari Wolverhampton Wanderers 1-2.

Berbeda dengan City, jalur Liverpool tak seterjal rival terdekatnya itu meski tinggal menyisakan empat laga lagi. Dari empat laga tersebut, tak ada satu pun tim besar yang akan dihadapi The Reds.

Akhir pekan ini, Liverpool hanya akan menghadapi tim zona degradasi, Cardiff City, Minggu (21/4). Selanjutnya Sadio Mane dan kawan-kawan akan bersua Huddersfield Town, Newcastle United, dan Wolverhampton Wanderers.

Sementara itu, tiga lawan City di luar ‘the big six’ juga tak semudah yang akan dihadapi Liverpool. Usai menghadapi Tottenham dan MU, The Citizens akan bertandang ke markas Burnley.

Burnley bisa menjadi kerikil kecil bagi City setelah musim lalu tertahan 1-1 di Stadion Turf Moor. Setelah lawan Burnley, City harus menghadapi lawan yang juga kerap membuat kejutan yakni Leicester City. Pada pertemuan pertama di markas Leicester musim ini, The Citizes kalah 1-2 dari The Foxes. Bukan tidak mungkin pula Leicester kembali membuat kejutan pada pertemuan kedua mereka di Stadion Etihad.

Lawan terakhir City sedikit lebih ringan. Mereka hanya akan menghadapi Brighton & Hove Albion yang saat ini berada di mulut jurang degradasi. City tentu harus melakoni lebih banyak masa-masa krusial ketimbang Liverpool dalam jalur perebutan gelar juara.

Sementara itu, persaingan memperebutkan zona Liga Champions juga tak kalah seru. Total empat tim masih berjuang untuk mematenkan posisi ketiga dan keempat. Mereka adalah Tottenham yang saat ini ada di peringkat ketiga, diikuti Arsenal, Chelsea, dan MU.

Jarak keempat tim itu hanya tiga poin saja. MU tentu harus menjalani laga yang sangat berat di sisa lima laga lagi. Pekan terdekat mereka harus menghadapi Everton. Setelah itu melawan Man City dan Chelsea yang juga lawan berat.

Situasi itu pun membuat peluang Setan Merah sangat sulit untuk mengerek posisi mereka dari peringkat keenam ke empat besar.

The Blues juga tak terlalu diuntungkan karena sudah melakoni 34 laga atau hanya menyisakan empat laga. Arsenal di peringkat kelima justru lebih enteng dari dua tim itu. The Gunners hanya akan menghadapi Crystal Palace, Wolverhampton, Brighton & Hove Albion, dan Burnley. (luthfi ardi)