Edisi Kebangkitan Nasional

Indonesia Butuh Pembangunan yang Berkelanjutan

Foto: Kominfo.go.id

IVOOX.id – Mewujudkan kesejahteran dan Kemakmuran merupakan tujuan dari kemerdekaan Indonesia. Untuk mewujudkannya Indonesia butuh pembangunan yang berkelanjutan.

Pembangunan Berkelanjutan yang menekankan pada kegiatan ekonomi yang optimal, namun tetap mempertahankan kelestarian lingkungan sebagai bagian dari upaya menjaga pembangunan tersebut dalam kurun waktu yang panjang.

Pembangunan berkelanjutan menghendaki pemanfaatan lingkungan sumber daya alam tidak hanya di masa sekarang, namun tetap juga optimal di masa mendatang.

Infrastruktur hanyalah sebagian dari langka sebuah pembangunan yang berkelanjutan. Pembangunan yang berkelanjutan wajib memperhatikan aspek ekonomi, sosial dan lingkungan.

Pembangunan fisik dan pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) harus dilakukan secara beriringan. Pemerintah berharap masayrakat dapat memaksimalkan pembangunan fisik yang sudah dilakukan dengan kearifan. Masyarakat butuh disiapkan skill dan mentalnya.

Pembangunan berkelanjutan memiliki tiga tujuan utama, yaitu:

  1. Economically viable: pembangunan ekonomi yang dinamis.
  2. Socially-politically acceptable and culturally sensitive: pembangunan yang secara sosial politik dapat diterima serta peka terhadap aspek-aspek budaya.
  3. Environmental friendly: ramah lingkungan.

Pada dasarnya 3 hal yang menjadi fokus pembangunan yang berkelanjutan yaitu Pengelolaan sumber daya alam secara bijaksana, Pembangunan berkesinambungan sepanjang masa dan peningkatan kualitas hidup generasi.

Pembangunan berkelanjutan juga harus memperhatikan aspek pemerataan. Ketimpangan merupakan salah satu penghambat keberhasilan pembangunan yang berkelanjutan.

BBM satu harga merupakan salah satu program dengan semangat pemerataan. Dampak dari pembangunan yang berkelanjutan harus dapat dirasakan oleh seluruh masyarkat hingga masyarakat di ujung perbatasan.

BACA JUGA: Bersatu dan Berkolaborasi Hadapi Industri 4.0

Dana desa merupakan sebuah langkah nyata untuk memangkas ketimpangan antara pusat dan daerah, antara kota dan desa. Dengan dana desa maka daerah dapat mengembangakan diri sesuai dengan potensi yang dimilikinya.

Pembangunan berkelanjutan memiliki tiga pilar utama yang saling berkesinambungan, diantaranya:

  1. Pertumbuhan ekonomi, yakni menjaga pertumbuhan ekonomi yang stabil dengan merestrukturisasi sistem produktif untuk menghemat sumber daya dan energi.
  2. Keberlanjutan sosial, yakni menjamin keadilan sosial dalam distribusi kekayaan dan pelayanan sosial.
  3. Keberlanjutan lingkungan, yakni dengan menjaga lingkungan tempat tinggal agar nyaman dan aman melalui zero emission.

Pembangunan berkelanjutan sebagai proses peningkatan kesejahteraan masyarakat luas suatu bangsa secara terus-menerus dan dalam waktu yang mencakup antargenerasi.

Keberlanjutan pembangunan menunjuk pada kemampuan untuk tumbuh dan berubah terus-menerus agar masyarakat menikmati kesejahteraan sekurang-kurangnya sama dari waktu ke waktu dan dari generasi ke generasi.

Keberhasilan dari pembangunan berkelanjutan tidak hanya di bergantung pada sektor ekonomi melainkan perlu adanya campur tangan dari pemegang kekuasaan, dalam hal ini pemerintah, guna mengimplementasinya pembangunan berkelanjutan sehingga tercapai pemerataan kesejahteraan.

Oleh karena itu, pembangunan berkelanjutan berorientasi pada pengembangan Kota Hijau yang memiliki kualitas hidup baik dan kondisi lingkungan yang kondusif.