Harga Emas Berangsur Naik Hari Ini

IVOOX.id, Jakarta – Harga emas beringsut pada hari Selasa (13/3) karena dollar tetap stabil, sementara investor menunggu data harga konsumen AS di kemudian hari untuk mengukur prospek inflasi dan kebijakan Federal Reserve.

Spot emas telah naik tipis 0,1 persen menjadi $1,324.08 per ounce pada 0057 GMT. Emas berjangka AS untuk pengiriman April naik 0,3 persen menjadi $1,324.50 per ounce.

Indeks dolar terhadap sekeranjang enam mata uang utama flat di 89.900 setelah turun sekitar 0,2 persen semalam.

Saham Asia terhenti pada hari Selasa, menghentikan rally sebelumnya setelah saham Wall Street melemah, sementara dolar merosot di bagian belakang penurunan hasil AS.

Benchmark imbal hasil Treasury Treasury 10 tahun berdiri sedikit berubah pada 2,873 persen. Hasil turun 2,5 basis poin semalam.

Ekspektasi inflasi AS naik tipis bulan lalu, dengan satu ukuran mencapai tingkat tertinggi dalam setahun, menurut survei Federal Reserve Bank of New York yang dipublikasikan Senin yang menambahkan tanda-tanda tekanan harga.

Pemerintah AS memiliki kekurangan dana sebesar $215 miliar pada bulan Februari karena pendapatan ke kas pemerintah turun dan pengeluaran meningkat, Departemen Keuangan mengatakan pada hari Senin.

Harga grosir Jepang naik 2,5 persen pada tahun hingga Februari, data Bank of Japan menunjukkan pada hari Selasa.

Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe dan sekutu dekatnya, Menteri Keuangan Taro Aso, menghadapi tekanan yang meningkat pada hari Senin karena dugaan penutupan skandal kroniisme yang telah menyebabkan Perdana Menteri tersebut berusia di atas setahun.

Bank sentral harus berpikir keras tentang potensi risiko dan dampak positif sebelum mengeluarkan kripto-nya sendiri, Bank for International Settlements (BIS) mengatakan dalam sebuah laporan pada hari Senin.

Turki meningkatkan kepemilikan emas sebesar 8,75 ton menjadi 590,997 ton pada Februari 2018, menurut data IMF.