September 21, 2019

Giliran Kantor PJB Digeledah KPK

IVOOX.id, Jakarta - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin (16/7) malam menggeledah tiga lokasi. Selain gedung DPR, Kantor Pusat PLN, KPK juga menggeledah PT Pembangkitan Jawa Bali (PJB) Indonesia Power, di Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Senin (16/7

"Saya baru mendapat informasi dari penyidik, tim juga sudah berada di PJB Indonesia Power di Jalan Gatot Subroto untuk lakukan penggeledahan terkait dengan kasus dugaan suap PLTU Riau-1," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah,  dikantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Senin (16/7)

Beberapa  ruangan yang digeledah di kantor PT PJB Indonesia Power. Salah satu ruangan yang digeledah tim penyidik KPK yakni ruangan Direktur dan Direksi PT PJB Indonesia.

"Informasi yang disampaikan ke tim, Dirut (PT PJB) sedang dalam perjalanan ke kantor PJBI. Penyidik menunggu di lokasi sembari tetap melakukan proses penyisiran bukti-bukti trkait perkara ini," sambungnya.

PT PJB merupakan konsorsium yang ikut dalam mengerjakan proyek PLTU Riau-1. Selain PT PJB, sejumlah konsorisum lainnya juga ikut mengerjakan proyek ini di antaranya Blackgold Natural Resources Limited, PT PLN Batubara, dan China Huadian Engineering Co Ltd (CHEC).

Sebelumnya, tim penyidik telah lebih dulu menggeledah kantor PT PLN Pusat dan ruangan Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Eni Maulana Saragih hari ini. Total, tim penyidik menggeledah tiga lokasi terkait kasus dugaan suap pembangunan proyek PLTU Riau-1.

"Jadi ada 3 lokasi yang digeledah malam ini, Kantor PLN, Ruang kerja tersangka EMS (Eni Maulana Saragih) di DPR-RI, dan Kantor PJB Indonesia Power," pungkas Febri.

KPK sendiri telah menetapkan Wakil Ketua Komisi VII DPR, Eni Maulani Saragih dan bos Blackgold Natural Resources Limited Johanes Budisutrisno Kotjo sebagai tersangka kasus dugaan suap pembangunan PLTU Riau-1.

 

0 comments

    Leave a Reply