EMITEN

Genjot Kesesejahteraan, PT Timah Minta Petani Ajukan Bantuan Modal

iVooxid, Pangkalpinang – PT Timah (Persero) Tbk meminta petani di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengajukan bantuan modal usaha untuk meningkatkan produksi dan kesejahteraan keluarga.

“Saat ini penerima dana bantuan CSR didominasi sektor perdagangan, sedangkan pertanian sangat kurang,” kata Kepala Program Kemitraan dan Bina Lingkungan PT Timah (Persero) Tbk M Subuh Wibisono, di Pangkalpinang, Jumat (22/7/2016).

Ia menjelaskan dana CSR tahun ini yang akan disalurkan kepada masyarakat Rp10 miliar antara lain untuk meningkatkan usaha kecil menengah, koperasi, pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan di lingkungan perusahaan.

“Kami kurang tahu pasti, alasan petani, peternak, nelayan untuk tidak mengajukan bantuan modal usaha. Apakah mereka tidak mengetahui atau kurang meminati bantuan ini,” ujarnya.

Dia mengatakan bantuan modal usaha masyarakat ini berdasarkan Peraturan Menteri BUMN Nomor PER-09/MBU/VII/2015 tentang Program Kemitraan dan Bina Lingkungan jo Peraturan Menteri BUMN Nomor PER-08/MBU/2008.

“Kami akan kembali menggencarkan program kemitraan ini, agar masyarakat khususnya petani bisa mengakses bantuan tersebut,” katanya lagi.

Menurut dia, dalam upaya meningkatkan animo dan minat petani ini, pihaknya akan memberikan berbagai kemudahan persyaratan untuk mendapatkan dana bantuan usahanya.

“Bantuan modal usaha yang diberikan kepada petani bervariasi mulai Rp5 juta hingga Rp25 juta atau tergantung skala usaha yang mereka tekuni,” ujarnya lagi.

Ia berharap petani, peternak, dan nelayan segera mengajukan bantuan, untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.

“Apabila ada masyarakat yang mengajukan bantuan, maka akan langsung disurvei agar bantuan yang disalurkan tepat sasaran,” kata dia pula. [ant]