Gagal Juara di GP Australia, Hamilton Salahkan Strategi Pergantian Ban

 

IVOOX.id, Melbourne – Lewis Hamilton dibuat frustasi di GP Australia pada Minggu (17/3), setelah lagi-lagi hanya mampu finis runner-up, di belakang rekan satu timnya di Mercedes, Valtteri Bottas.

Pebalap asal Inggris itu memiliki catatan rekor delapan kali start dari pole position di balapan yang digelar di Albert Park itu, namun Bottas yang start dari P2 mampu melesat ke depan memimpin balapan sebelum tikungan pertama.

Hamilton lebih awal masuk ke pit untuk mengganti ban dari kompon lunak ke medium setelah tak lama rival utamanya dari Ferrari Sebastian Vettel terlebih dahulu melakukan pit stop. Sementara Bottas bertahan menggunakan ban kompon lunak untuk memperjauh jarak di depan.

Ditempel ketat oleh pebalap Red Bull Max Verstappen di tempat ketiga, Hamilton mengeluh kepada tim dan khawatir jika ban yang dia gunakan tidak akan bertahan hingga akhir balapan yang berpengaruh terhadap handling mobilnya.

Kemudian juara dunia lima kali itu mendapati bahwa ada bagian dasar mobil yang hilang yang mempengaruhi keseimbangan mobilnya, walaupun mampu bertahan di P2 hingga akhir balapan.

Mercedes meraih poin maksimal, tapi Hamilton harus puas finis kedua selama tiga tahun berturut-turut di Melbourne. Dua musim sebelumnya, dia finis di belakang Vettel. Statistik menunjukkan bahwa Hamilton memenangi dua kali GP Australia dari rekor delapan pole position, yaitu di 2008 dan 2015.

“Jelas strateginya tidak ideal di skenario yang aku miliki,” kata Hamilton soal pergantian ban di awal, seperti dikutip Reuters. “Dengan apa yang aku alami, aku kira aku melakukan pekerjaan yang cukup baik. Tapi jelas di start, aku kehilangan cukup banyak,” kata Hamilton.

Namun kepala tim Mercedes Toto Wolff mengaku membuat keputusan yang benar terkait pit awal Hamilton. “Tidak, aku kira itu bukan lah kesalahan karena kami bisa saja berakhir di belakang Vettel. Aku tidak tahu kenapa mereka (Vettel) melakukan pit sangat awal. Itu membuat tekanan bagi kami, kami harus menanggulangi undercut itu,” kata Wolff.

Mercedes memiliki kecepatan yang cukup untuk menyingkirkan Ferrari dari persaingan hari itu. Duo pebalap Ferrari Sebastian Vettel dan Charles Leclerc hanya mampu finis ke empat dan lima dengan selisih waktu lebih dari 57 detik dari juara lomba. “Kami terkejut memiliki kecepatan yang bagus seperti itu dan kami kaget bahwa mereka tidak memiliki kecepatan sama sekali,” kata Wolff. (luthfi ardi)