Dirut Bio Farma: Indonesia Punya Pengaruh Besar di Tengah Negara Anggota OKI

IVOOX.id, JAKARTA —  M Rahman Roestan, Direktur Utama Bio Farma sempat berbicara menjelang acara “The 1st Meeting of the Heads of National Medicines Regulatory Authorities (NMRAs) from the Organization of Islamic Cooperation Member States” yang dihadiri oleh 32 negara.

Rahman menegaskan bahwa pengaruh Indonesia di tengah negara-negara Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), terutama yang berhubungan dengan vaksin.

Menurut Rahman, dengan acara yang berlangsung sejak Rabu (21/11/2018), berbagai kemungkinan positif pun bisa menjadi milik Indonesia, selain juga melebarkan peran Indonesia di kancah global. Maka itu Dirut Biofarma tersebut sangat mengapresiasi terobosan yang melibatkan Badan POM dan Kementerian Luar Negeri tersebut.

“Kami menyampaikan apresiasi kepada Badan POM dan Dirjen Kerjasama Multilateral Kemenlu karna dari sisi industri akan banyak kendala ketika tidak dibantu dari sisi regulasi dan diplomasi, jadi pertemuan NMRA ini memang merupakan terobosan yang sangat luar biasa,” kata Rahman.

Menurutnya, ke depan memang diperlukan kerja sama lebih kuat untuk bisa meningkatkan potensi dari kegiatan seperti ini. “Kami berharap, dari sisi industri setelah vaksin akan ada lagi produk-produk lainnya terutama herbal medicine,” kata Rahman lagi. “Nanti juga mungkin bisa mengajak teman-teman BUMN lain, seperti Kimia Farma, Indofarma, Phapros yang potensinya juga luar biasa.”

Ke depan, Rahman berharap, dari kerjasama itu bukan hanya badan POM dan Kemenlu tetapi mungkin nanti juga kementerian BUMN untuk sama – sama mengibarkan merah putih di kancah global ( Adhi Teguh )