BTN Cetak Laba Rp3,02 Triliun

IVOOX.id, Jakarta – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN mencetak laba bersih senilai Rp3,02 triliun di sepanjang tahun lalu. Perolehan laba bersih tersebut tercatat naik 15,59 persen secara tahunan atau year-on-year (yoy) dibandingkan perolehan Rp2,61 triliun pada akhir 2016.

“Kalau tahun lalu Rp2,61 triliun, sekarang sudah Rp3,02 triliun atau meningkat 15,59 persen,” kata Direktur Utama BTN Maryono di Jakarta, Selasa (13/2/2018).

Dia menjelaskan, capaian laba bersih tersebut ditopang penyaluran kredit dan pembiayaan Bank BTN yang naik 21,01 persen yoy dari Rp164,44 triliun pada Desember 2016 menjadi Rp198,99 triliun pada Desember 2017.

Pertumbuhan kredit tersebut tercatat berada di atas rata-rata industri perbankan nasional yang rata-rata tumbuh di level 8,2 persen.

Laju positif penyaluran kredit tersebut juga diikuti dengan perbaikan kualitas kredit. Rasio kredit bermasalah (non performing loan/NPL)nett Bank BTN pada Desember 2017 berada di level 1,66 persen atau membaik dari 1,85 persen pada bulan yang sama tahun sebelumnya.

NPL gross perseroan pun tercatat hanya sebesar 2,66 persen per Desember 2017 atau turun dari 2,84% di Desember 2016.

Penyaluran kredit juga turut meningkatkan aset Bank BTN sebesar 22,04 persen yoy dari Rp214,16 triliun menjadi Rp261,36 triliun pada akhir 2017.

“Aset BTN saat ini telah mencapai Rp261,36 triliun dan sebentar lagi kami optimistis target bank terbesar ke-5 berdasarkan aset akan terpenuhi,” ujar Maryono.

Pada 31 Desember 2017, Bank BTN juga telah menghimpun Dana Pihak Ketiga (DPK) senilai Rp192,95 triliun. Perolehan tersebut naik 20,45 persen yoy dari Rp160,19 triliun pada 31 Desember 2016. Pertumbuhan simpanan masyarakat tersebut pun lebih tinggi di atas rata-rata perbankan nasional yang hanya naik sebesar 8,3 persen yoy (data BI). [ava]