Biaya Haji Naik, Berikut Peningkatan Kualitas Layanan yang Akan Didapatkan

IVOOX.id, Jakarta – Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 1439H/2018M naik 0,9% dari tahun sebelumnya menjadi Rp35.235.602, dengan kenaikan itu maka kualitas pelayanan pada jamaah haji juga akan ditingkatkan.

Kenaikan tersebut disepakati lewat rapat kerja antara Panitia Kerja (Panja) BPIH Pemerintah (Kementrian Agama) dan Panja Komisi VIII DPR RI di Gedung Parlemen Kompleks Senayan Jakarta, Senin (12/3/2018).

Kenaikan tersebut juga akan dibarengi dengan peningkatan kualitas layanan kepada para jamaah haji Indonesia, berikut adalah lima peningkatan layanan yang akan dirasakan jamaah.

Pertama, penambahan petugas haji menjadi 4.100 orang sesuai dengan peningkatan kuota haji.

Kedua, jumlah makan jemaah di Mekkah menjadi 40 kali (meningkat dari tahun lalu yang sebanyak 25 kali) dan di Madinah 18 kali.

Ketiga, sistem sewa pemondokan di Madinah menggunakan sistem full musim dan blocking time, berbeda pada tahun-tahun sebelumnya yang hanya menerapkan sistem blocking time (sesuai kedatangan jemaah).

Keempat, waktu tinggal jemaah di Arab Saudi selama 41 hari. Dan Kelima, peningkatan kualitas tenda, toilet di Armina, dan upgrade bis masyair (bis menuju Armina). Kelima, peningkatan kualitas koper, tas, dan batik seragam jemaah haji.

Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin mengatakan keputusan tentang biaya haji yang lebih awal ini sangat membantu untuk mempersiapkan segala sesuatu.

“Dilihat dari proses dan sisi waktu yang lebih awal dan ini sangat membantu kami untuk mempersiapkan segala sesuatunya,” ucap Menag.