BI kembali Beri Sinyal Kenaikan Suku Bunga

IVOOX.id, Jakarta – Bank Indonesia (BI) semakin memberikan sinyal kuat untuk menaikan suku bunga acuan BI 7 Days Reverse Repo Rate Bank Indonesia (BI), hal tersebut untuk mengantisipasi kenaikan suku bunga acuan Bank Sentral Amerika Serikat Federal Reserve (The Fed) guna meredam gejolak nilai tukar rupiah.

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menjelaskan, pembahasan mengenai kenaikan suku bunga acuan pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) pada akhir Juni mendatang sudah mulai jelas.

“Kalau gubernur BI nya sudah bicara seperti itukan dapat berupa kenaikan suku bunga dan relaksasi kebijakan makro prudential untuk mendorong sektor perumahan itu berarti sudah jelas,” ucap Perry di Jakarta, Jumat (22/6/2018).

Dia menyatakan, kebijakan kenaikan suku bunga dapat disertai dengan relaksasi kebijakan LTV untuk mendorong sektor perumahan. Selain itu, kebijakan intervensi ganda, likuiditas longgar, dan komunikasi yang intensif juga tetap dilanjutkan.

“Disamping resiko yang terjadi di pasar keuangan masih tinggi. Oleh karena itu di RDG kedepan BI siap melakukan langkah pre-emptive bisa berupa kenaikkan suku bunga dan dalam bentuk relaksasi kebijakan makroprudensial,” pungkas Perry.