Bank Indonesia

BI Akan Longgarkan Kembali Kebijakan Moneter

Gubernur Bank Indonesia (BI), Agus DW Martowardojo (Foto: Istimewa)

iVooxid, Jakarta – Bank Indonesia (BI) memberi sinyal untuk kembali melonggar kebijakan moneter lewat instrumen suku bunga BI 7 day reverse repo. Penerapan kebijakan moneter demi mendorong ekonomi yang tetap tumbuh.

Menurut Gubernur Bank Indonesia (BI), Agus DW Martowardojo, pelonggaran tersebut tentu harus didukung dengan data yang lengkap. “Kalau data mendukung tentu bisa terjadi pelonggaran,” ucap Agus ditemui dI Jakarta, Senin (24/10/2016).

Agus memberi contoh, pada saat BI memutuskan penurunan suku bunga sebesar 25 basis poin menjadi 4,75 persen, dari sebelumnya 5 persen, pada saat kondisi suku bunga acuan The Fed tidak baik, inflasi rendah, defisit transaksi berjalan yang baik, dan rupiah yang menguat. ‎

“Pada saat itulah, kita lakukan penyesuaian policy rate. Tapi kalau bulan depan kita lihat data,” pungkas Agus.

Bank Indonesia (BI) kembali menurunkan tingkat suku bunga acuan 7-Day Reverse Repo Rate sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 4,75 persen, dari sebelumnya di bulan September masih mencapai 5 persen.[ava]