Begini Cara Mudah Memesan Tiket Kereta Lebaran 2018

IVOOX.id, Jakarta – PT. Kereta Api Indonesia (KAI) mulai 19 Maret 2018 akan membuka pemesanan tiket Kereta Lebaran. KAI tahun ini akan mempermudah pemesanan tiket Kereta Lebaran bagi para calon pemudik. Begini cara mudah untuk memesan tiket Kereta Lebaran.

Melayani pemesanan tiket 24 jam melalui aplikasi KAI Access, website kai.id, contact center 121, gerai, minimarket, jaringan PPOB, website dan mobile apps yang dikelola oleh mitra yang telah bekerja sama dengan KAI.

Di samping itu, loket reservasi stasiun melayani pemesanan mulai pkl 09.00 WIB s.d pkl 16.00 WIB. Sedangkan, jika Anda memesan tiket melalui E-Kiosk (vending machine) di stasiun, proses pemesanan dimulai pklĀ  05.00 WIB s.d pkl 22.00 WIB.

Sebagai informasi, pemesanan tiket melalui KAI Access banyak sekali keuntungannya. Salah satunya adalah adanya fasilitas yang tidak dimiliki pada chanel lain, yakni E-boarding pass.

E-boarding pass merupakan boarding pass elektronik yang diterbitkan melalui aplikasi KAI Access versi terbaru. Dengan adanya e-boarding pass, para pengguna KA cukup menunjukkan e-boarding pass pada layar smartphone mereka kepada petugas boarding, tanpa harus mencetak di mesin cetak boarding pass CIC (Check In Counter).

Arus mudik diperkirakan akan mengalami puncaknya pada Rabu, 13 Juni 2018 (H-2) dan puncak arus balik diperkirakan terjadi pada Minggu, 17 Juni 2018 (H+1). KA-KA tambahan tersebut beroperasi pada 4 Juni s.d 26 Juni 2018 dan pemesanan tiketnya dapat dilakukan mulai H-60.

Pada masa angkutan Lebaran tahun 2018 ini, KAI memperbesar kapasitas bandwidth dari 150 MB menjadi 400 MB untuk kelancaran akses pemesanan tiket. Selain itu, KAI juga memperkuat sistem keamanan dengan meng-upgrade sistem firewall untuk meminimalisasi risiko adanya gangguan sistem IT serta mengoptimalkan server-server penjualan tiket KA.

Untuk keselamatan perjalanan KA, KAI meningkatkan pengawasan di daerah-daerah rawan dengan menyiagakan 236 petugas posko dan alat material untuk siaga (AMUS) berupa batu balas/kricak, bantalan rel, pasir, dsb; menambah petugas penjaga pelintasan KA sebidang menjadi 1.113 orang serta petugas pemeriksa jalur sebanyak 605 orang. Selain itu, tenaga flying gank disiagakan 24 jam apabila terjadi rinja (rintang jalan) atau PLH (peristiwa luar biasa hebat).

Di samping itu, KAI menyiapkan tenaga keamanan Angkutan Lebaran dari internal (Polsuska dan satpam) serta eksternal (TNI/Polri). Sebanyak 1.339 tenaga Polsuska akan mengamankan area KA yang terbagi atas 932 pengawalan di atas KA, 285 di stasiun, dan 122 di jalur KA.

Sementara 3.584 personel satpam akan menjaga di tiap stasiun dan aset KAI. Sedangkan tenaga eksternal dari TNI/Polri sebesar 1.526 personel plus 72 anjing pelacak (K-9) disiagakan untuk menjaga stasioner, parkir, dan jalur KA.

LEAVE A REPLY