Bank DKI Dukung Penuh Sistem Pembayaran Railink

IVOOX.id, Jakarta – Bank DKI mendukung penuh sistem pembayaran Kereta Bandara Soekarno Hatta dalam rangka mendorong peningkatan transaksi nontunai, khususnya di segmen transportasi.

Direktur Bisnis Bank DKI, Antonius Widodo Mulyono menyampaikan demikian usai peresmian program Personal Frequent Rider dan penandatanganan nota kesepahaman. Sistem pembayaran tersebut dikelola PT Railink dengan menggunakan produk kartu Bank DKI untuk tiket regular dan Personal Frequent Rider.

Penandatangan itu berisi tentang penyediaan kartu prepaid khusus program Perfeq Rider bagi pengguna kereta api bandara Soekarno Hatta antara PT Railink dengan 6 bank termasuk Bank DKI di Jakarta baru-baru ini.

Menurut Antonius, nasabah Bank DKI pemegang kartu ATM Kombo (ATM yang juga memiliki fungsi JakCard) dan juga pemegang Kartu JakCard dapat melakukan pembayaran transaksi pembayaran tiket untuk program regular dan Personal Frequent Rider.

Ia juga menambahkan, Bank DKI memiliki pengalaman terkait sistem pembayaran di sektor transportasi di mana JakCard juga dapat dipergunakan di Trans Jakarta.

JakCard saat ini juga bisa digunakan untuk melakukan transaksi pembayaran di kawasan wisata Monumen Nasional, Taman Margasatwa Ragunan, Museum Seni & Keramik, pembayaran parkir meter dan Transjakarta.

Lebih lanjut ia menyampaikan, pengguna transportasi kereta bandara cukup mudah menggunakan JakCard. Dengan menggunakan teknologi contactless-chip, pengguna transportasi kereta Bandara cukup mendekatkan JakCard pada mesin pembaca (contactless card reader).

Sampai dengan April 2018, jumlah kartu JakCard beredar di masyarakat telah mencapai 781 ribu pemegang kartu dengan nilai transaksi mencapai Rp15,60 miliar.

Asal tahu saja, Railink telah mengoperasikan KA Bandara untuk umum pada 26 Desember 2017. KA Bandara Soekarno-Hatta melayani penumpang dari dan menuju Bandara Soekarno-Hatta di pemberhentian Stasiun Sudirman Baru di kawasan Sudirman, Jakarta Pusat, dan Stasiun Batu Ceper, Tangerang, dengan waktu tempuh 55 menit.

Dalam waktu dekat, waktu tempuhnya akan dipersingkat menjadi 40 menit, dan rute layanannya diperpanjang hingga ke Bekasi.

“Dengan adanya kerja sama ini diharapkan bisa memberi kenyamanan, kemudahan bagi penumpang kereta bandara dan memberikan benefit bagi perusahaan. Kerjasama ini merupakan salah satu implementasi visi perusahaan kami (Bank DKI) untuk menjadi Bank regional modern dan bernlai tinggi yang menjaga keseimbangan antara keuntungan dan pembangunan Jakarta,” tutup Antonius Widodo. (jaw)