Argentina Heboh, Panduan Piala Dunia Disertai Trik Menahlukan Perempuan Rusia

IVOOX.id, Buenos Aires – Federasi Sepakbola Argentina (AFA) meminta maaf telah menerbitkan panduan mengikuti Piala Dunia di Rusia, lengkap dengan tips mendapatkan dan kencan dengan perempuan Rusia.

“Panduan dari AFA di Piala Dunia sangat modern,” ujar wartawan olahraga, Nacho Catullo, sarkastik. Catullo adalah seorang undangan yang menghadiri kursus gratis bahasa dan budaya Rusia yang diadakan AFA untuk kalangan terkait yang bakal datang ke Rusia Juni-Juli mendatang.

Di acara itu, dibagikan buku panduan mengenai bahasa sederhana dan penting Rusia, beserta pengenalan budayanya. Nah, masalahnya, ada satu bab khusus yang membahas bagaimana menahlukan perempuan Rusia.

Nasihat dari AFA untuk bab khusus itu, seperti dilansir foxnews.com, Rabu (16/5), terdiri dari delapan poin. Poin pertama: “Anda harus terlihat bersih, wangi, dan berpakaian baik untuk mengesankan gadis Rusia. Kesan pertama sangat penting bagi mereka, perhatikan penampilan Anda,” kata dokumen itu dalam bahasa Spanyol.

Lalu, manual itu berkata, pria harus memperlakukan wanita Rusia sebagai sesuatu yang berharga. “Banyak pria, karena wanita Rusia itu cantik, hanya ingin membawanya pulang,” lanjutnya. “Mungkin mereka juga menginginkan itu, tetapi mereka adalah orang-orang yang ingin merasa penting dan unik.”

Poin berikutnya: “Jangan tanya pertanyaan bodoh tentang seks. Bagi orang Rusia, seks adalah sesuatu yang sangat pribadi dan tidak didiskusikan di depan umum.”

Pada akhirnya, manual berkata: “Anda tentu saja akan menemukan gadis yang hanya memperhatikan hal-hal materi, uang. Tapi, jika Anda menarik … Jangan khawatir. Ada banyak wanita cantik di Rusia dan tidak semuanya baik untuk Anda, jadi selektiflah… ”

Catullo mengunggap dokumen itu di Twitter saat kursus masih berlangsung dan kontan langsung viral dan AFA dihujani hujatan.

Tak lama, pejabat AFA mengumpulkan manual yang sudah dibagikan dan berjanji akan mengembalikan lagi setelah bab tersebut dihilangkan.

Profesor yang memberi kursus itu, Eduardo Pennisi, mengatakan kepada koran Argentina, Clarin, bahwa dia mengirim teks ke AFA sekitar sebulan yang lalu, dan disetujui dan dikirim untuk dicetak.

“Saya mengunduh dokumen dari internet karena dia pikir itu menarik,” kata sang profesor.
“Gadis-gadis Rusia sangat istimewa, semuanya dijelaskan dengan baik di sana,” kata Pennisi polos.