Akhir Pekan, Bursa Utama Eropa Melaju di Jalur Hijau

IVOOX.id, Frankfurt – Bursa ekuitas utama Eropa melaju di jalur hijau pada perdagangan akhir pekan, Jumat (15/3) malam WIB, bahkan tercatat di titik tertinggi 5 bulan, terdorong sentimen peredaan perang dagang AS-China dan kemungkinan penundaan Brexit demi menghindari kekacauan ekonomi.

Saham berbasis luas pan-European Stoxx 600 tercatat naik 0,7%, seiring menguatnya ekspektasi Inggris tidak akan hengkang dari Uni Eropa pada 29 Maret mendatang tanpa kesepakatan.

Di Frankfurt, indeks acuan DAX-30 di Bursa Efek Frankfurt bertambah 0,85 persen atau 98,22 poin menjadi 11.685,69 poin.

Pabrikan semikonduktor Infineon Technologies meraih keuntungan paling banyak (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya melonjak 3,97 persen.

Disusul saham perusahaan perangkat lunak multinasional SAP serta perusahaan reasuransi Munich Re, yang masing-masing naik sebesar 2,42 persen dan 2,41 persen.

Di sisi lain, perusahaan penyedia teknologi internet dan jasa-jasa keuangan global Wirecard mengalami kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya jatuh 8,78 persen.

Diikuti oleh saham perusahaan farmasi Merck dan maskapai penerbangan Jerman Lufthansa, yang masing-masing turun sebesar 2,03 persen dan 1,22 persen.

Perusahaan manufaktur dan elektronik Siemens adalah saham yang paling aktif diperdagangkan sepanjang hari, dengan nilai transaksi mencapai 736,2 juta euro (831,9 juta dolar AS).

Di Paris, indeks acuan CAC-40 di Paris naik 1,04 persen atau 55,54 poin, menjadi 5.405,32 poin.

Dari 40 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks CAC-40, tercatat 36 saham berhasil membukukan kenaikan harga.

Stmicroelectronics, sebuah perusahaan elektronik dan semikonduktor multinasional Prancis-Italia, melonjak 4,99 persen, menjadi peraih keuntungan terbesar (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau blue chips.

Diikuti oleh saham perusahaan jasa-jasa teknologi informasi Eropa Atos yang meningkat 3,25 persen, serta pemasok komponen otomotif global Prancis Valeo naik 2,98 persen.

Sementara itu, pengecer multinasional Prancis Carrefour mengalami kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya jatuh 1,28 persen

Disusul oleh saham perusahaan periklanan dan humas multinasional Prancis Publicis Groupe yang kehilangan 0,28 persen, serta perusahaan penyedia jasa-jasa industri minyak dan gas internasional Technipfmc melemah 0,15 persen.

Lalu, di London indeks acuan FTSE-100 di Bursa Efek London naik 0,60 persen atau 42,85 poin, menjadi 7.228,28 poin.

Whitbread, sebuah perusahaan hotel dan restoran multinasional Inggris, melonjak 4,84 persen, menjadi pencetak keuntungan tertinggi (top gainer) dari saham-saham unggulan atau blue chips.

Diikuti oleh saham Paddy Power Betfair dan Standard Life Aberdeen, yang masing-masing meningkat 4,30 persen dan 3,54 persen.

Sementara itu, Wm Morrison Supermarket, jaringan supermarket, adalah pemain berkinerja terburuk (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya kehilangan 1,71 persen.

Disusul oleh saham Sainsbury, salah satu operator terbesar supermarket di Inggris, berkurang 1,45 persen, serta 3i Group, sebuah perusahaan multinasional ekuitas dan modal ventura swasta turun 1,13 persen.(Antara)