49 Orang Tewas dalam Penembakan di Masjid Selandia Baru

IVOOX.id – Serangan yang terjadi di dua masjid di Christchurch, Selandia Baru, menyebabkan setidaknya 49 orang tewas pada Jumat (15/3).

Seorang pria bersenjata yang memasuki masjid telah diidentifikasi sebagai teroris ekstremis yang berasal dari Australia.

Saksi mata yang telah diminta keterangan terhadap kejadian tersebut mengatakan bahwa korban ditembak dari jarak dekat, terkait hal itu Perdana Menteri Selandia Baru angkat bicara.

Dalam apa yang tampaknya merupakan serangan terburuk terhadap Muslim di negara barat, saksi mata berbicara tentang korban yang ditembak dari jarak dekat, dengan perempuan dan anak-anak diyakini termasuk di antara mereka yang terbunuh.

“Jelas bahwa ini sekarang hanya dapat digambarkan sebagai serangan teroris, dan menjadi salah satu hari paling gelap di Selandia Baru”. Kata Perdana Menteri Jacinda Ardern, seperti dilansir dari AFP.

Menurut Ardern, pria bersenjata di satu masjid itu adalah warga negara kelahiran Australia, menggambarkannya sebagai “teroris ekstremis, sayap kanan, dan kejam”.

Tidak segera jelas berapa banyak penyerang yang terlibat, tetapi Ardern mengatakan tiga orang telah ditahan.

Dua IED (alat peledak improvisasi) juga ditemukan dan dinetralkan oleh militer, kata polisi.

Terkait video yang viral di media sosial, polisi Selandia Baru mendesak para netizen untuk tidak membagikannya karena hal itu hanya akan menambah kepanikan.