1.904  Pelajar Ikut Serta dalam O2SN 2017 di Medan

O2SN

iVooxid, Medan – Olimpiade Olahraga Siswa Nasional [O2SN] 2017 di Medan Secara Resmi dibuka oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy pada Senin, (4/9/17).

Kegiatan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional [O2SN] dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan kecintaan dan apresiasi para pelajar terhadap bidang olahraga, dan juga untuk mengembangkan baat dan minat siswa dalam bidang olahraga.

“Saya berharap kehadiran adinda semua di Kota Medan ini dengan tekad yang bulat dan penuh semangat menunjukkan prestasi terbaik yang ada pada diri saudara masing-masing,” ujar Muhadjir Effendy dalam sambutannya pada pembukaan O2SN.

Acara O2SN juga diharapkan dapat mengembangkan bakat dan minat siswa dalam bidang olahraga serta meningkatkan persatuan dan kesatuan antara siswa seluruh Indonesia.

Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) juga turut serta dengan membuka booth dan juga membuat aktivsi digital dalam acara Olimpiade Olahraga Siswa Nasional [O2SN] di Medan.

Kemkominfo mengadakan sosialisasi kepada kalangan pelajar yang hadir dalam O2SN tentang perhelatan Asian Games 2018 yang rencananya akan diselenggarakan di Indonesia pada tanggal 18 Agustus 2018 – 2 September 2018.

Ini merupakan kedua kalinya Indonesia menjadi tuan rumah Asian Games setelah Asian Games yang diadakan di Jakarta pada tahun 1962,.

Dalam sosialisasinya, Kemkominfo juga mengenalkan tiga hewan dari Indonesia yang menjadi maskot dalam perhelatan Asian Games 2018.

Kaka, badak bercula satu yang memakai Songket Palembang dengan motif bunga yang melambangkan kekuatan.

Atung, Rusa Bawean yang menggunakan sarung batik parang yang melambangkan kecepatan.

Dan terakhir ada Bhin Bhin, Burung Cendrawasih yang menggunakan rompi dengan motif tradisional Asmat yang melambangkan strategi.

Peserta O2SN Tahun 2017 terdiri dari siswa SD, SMP, PKLK, SMA, dan SMK baik Negeri maupun Swasta dari seluruh provinsi yang tersebar di Indonesia dan merupakan juara dalam bidang olahraga di provinsi masing-masing.

Total jumlah siswa-siswi yang mengikuti olimpiade mencapai 1.904 yang terdiri dari 34 Provinsi dengan rincian 408 peserta SD, 340 peserta SMP, 306 peserta PKLK, 544 peserta SMA, dan 306 peseta SMK.